Lokasi Anda
Beranda > Posts tagged "pendidikan"

A report from the Lapindo mud flow

It is astonishing in size. The mud stretches as far as the eye can see and it still has steam billowing out from the middle of it. We are in

Korban Lapindo Bertemu Komisi D DPRD Sidoarjo

Sidoarjo, korbanlumpur.info -- Sekitar 30 warga korban Lapindo yang tergabung dalam kelompok belajar Ar-Rohma hari Senin (3/6) mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo. Tujuan kedatangan warga kali ini adalah

For the Future

Since May 2006, the Lapindo mudflow destroyed the lives of the people in eight villages in Porong, Sidoarjo, East Java. Besuki village is one of them, and this is their

Nasib SDN Besuki

Daris Ilma - 25 Januari 2013 Di sudut Desa Besuki yang sebagian wilayahnya tenggelam oleh Lumpur Lapindo masih terlihat aktifitas di SDN Besuki. Sekolah yang terletak di sisi selatan tanggul penahan Lumpur

Marjinal: Jangan Padamkan Semangat

"Untuk hari ini, apa yang teman-teman rasakan setidaknya itu bisa jadi bagian pengetahuan yang akan dipahami dan dimengerti oleh teman-teman yang lain agar bisa saling menjaga lebih baik dan tetap

Empowering Children Community in Porong

A. LULUK WIDYAWAN – The onset of mudflow disaster was at 10.00 p.m., West Indonesian Time, on 29 May 2006. It was initiated by leakage of hydrogen sulfide (H2S) gas in the area of gas exploration rig in Banjar Panji 01, managed by Lapindo Brantas Inc. (Lapindo) in Renokenongo Village. The seepage was first characterized with the burst of white smoke from cracked ground. The height of the white smoke burst was about 10 meter. The white gas burst was followed with mudflow to the land properties of the local people.

Sekolah Tenggelam, Ujian Nasional Numpang

32 siswa MA Khalid bin Walid mengikuti ujian nasional di rumah kepala sekolahnya di Desa Glagaharum, Porong, Sidoarjo. Hal ini dikarenakan gedung sekolah utama di Desa Renokenongo terendam lumpur sejak

Kisahku

Hampir 12 tahun sudah aku duduk di bangku sekolah. Mengenyam pendidikan yang semakin tahun semakin susah untuk didapatkan. Banyak anak yang putus sekolah. Beralih pada pekerjaan yang menghasilkan uang. Mungkin yang

Anak-Anak Muhajirin

Lukisan anak-anak ini berkisar pada rumah, lumpur, bulldozer, eskavator, dan alat-alat berat di sekitar lumpur.

Kisah Eef, Lowie dan Anak Korban Lapindo

Selepas lumpur menenggelamkan desa mereka (Desa Renokenongo), sebagian warga disana mengungsi ke paspor. Salah satu perhatian para orang tua yang mempunyai anak usia sekolah adalah, bagaimana nasib sekolah anak-anak mereka, khususnya usia TK dan SD, yang sekolahan mereka ikut tenggelam oleh lumpur.

Top
Translate »