Saya akan m
enyajikan dua buah potret yang sangat indah. Satu potret
berisi gambar keindahan tiga orang wanita yang sama-sama cantik, kaya,
(sepertinya) smart, seksi dan sangat enak dipandang. Satu lagi potret
berisi gambar keindahan semangat dan solidaritas anak bangsa di tengah
derita.
Keduanya ada di dunia yang berbeda. Namun, jika kita lihat nama-nama
wanita ini, dan siapa gambar satunya, maka kita akan paham. Bahwa
keduanya hidup berhubungan. Bahkan erat terkait.
Ketiga wanita indah dalam foto ini bernama Adinda, Intania dan Gaby. Lengkapnya Adinda Bakrie, Intania Bakrie dan Gaby Bakrie. Foto saya ambil dari Blog Jakarta Social.
Menurut sebuah forum diskusi, Adinda hendak menikah. Bukan sekedar pernikahan. Tapi PESTA pernikahan kelas kakap. Florist untuk menangani bunga dalam pesta ini, adalah Preston Bailey dari Amerika. Bintang tamu pernikahannya Sting atau Il Divo. Saya yakin, dalam pesta ini nanti tidak akan pakai suguhan beras jatah orang miskin. tentu makanannya enak banget.
Sedangkan foto satunya adalah pengungsi, korban lumpur di Sidoarjo. Foto saya ambil dari Bergerak.
Para pengungsi yang rumahnya sudah ditimbun lumpur ini, setiap harinya menghirup udara pengap dan beracun. Ekonominya diputus oleh kondisi. Anak-anaknya terancam tidak memiliki masa depan yang gemilang. Makan dan minum benar-benar apa adanya. Hidup di penampungan dengan perasaan was-was. Rumah yang dibangun, dengan mimpi-mimpi dalam setiap adukan semennya, sudah hilang seiring hilangnya harapan hidup yang lebih baik bagi anak cucunya.
Seperti kata Herman Saksono, ini bukan lagi sekadar Lapindo salah atau tidak. Ini soal sense-of-crisis dan empati kepada para majikan Menko Aburizal Bakrie: Rakyat Indonesia.
Sebagai bonus, ijinkan saya memposting beberapa foto dari Korban Lumpur dan dari Blog Jakarta Social.
![]()
![]()
![]()
![]()
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|








ini adalah ide paling hina dan paling...
buku yang mewakili jeritan dan cerita...
Emang siapa Ical Bakri,lawan kalau ya...