Portal Korban Lapindo

... menyajikan fakta lapangan dan memperjuangkan hak-hak korban

Friday
Jul 30th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Dari Ermawati Untuk Calon Presiden RI

E-mail Print PDF

.

Dari pengungsian, Ermawati, 15 tahun, menulis sepucuk surat untuk calon presiden RI. "Bapak juga tak tahu kan bagaimana keadaan saya dan warga yang terkena bencana Lumpur Lapindo yang lain?" tulis Erma. "Kita semua di sini sangat menderita, kami tidur beralasan lantai, siang dan malam kita rasakan tanpa adanya rumah. Kami mandi harus antri padahal waktu terus berjalan, itu pun sering membuat anak yang sekolah sering telat dan itu pun menghambat jalannya belajar kita semua." Berikut surat Ermawati selengkapnya:

 


Porong 22, Mei 2009

Kepada
Yth Bapak Capres
di tempat

Assalamualaikum Wr. Wb

Yang terhormat bapak Capres. Saya salah satu anak warga korban Lumpur Lapindo yang selama ini hidup di pengungsian Pasar Baru Porong. Saya ingin sekali mendapatkan pimpinan bangsa Negara ini dipimpin seorang yang bijaksana, jujur dan tulus dalam melakukan segala hal. Apalagi soal pendidikan, pendidikan di Negaraku ini sangat tertinggal, maka dari itu saya minta agar diberikan tempat pendidikan yang layak, dan anak-anak yang belum sekolah agar mendapatkan bimbingan sekolah atau diberikan sekolah gratis untuk orang yang tak mampu.

Bapak juga tak tahu kan bagaimana keadaan saya dan warga yang terkena bencana Lumpur Lapindo yang lain? Kita semua di sini sangat menderita, kami tidur beralasan lantai, siang dan malam kita rasakan tanpa adanya rumah. Kami mandi harus antri padahal waktu terus berjalan, itu pun sering membuat anak yang sekolah sering telat dan itu pun menghambat jalannya belajar kita semua.

Jika saja kita semua memiliki pemimpin yang baik dan berhati mulia pasti semua ini tidak akan terjadi. Dan kita semua sangat-sangat berharap dengan adanya capres yang baru hidup kita semua bisa berubah lebih baik dan tak ada lagi anak jalanan yang tinggal di bawah jembatan, karena mereka juga berhak untuk hidup layak.

Sekian dulu surat saya. Jika ada yang tidak berkenan di hati Bapak, saya mohon maaf sebesar-besarnya, dan mungkin dengan adanya surat saya ini hati Anda terbuka dan memberikan yang terbaik untuk rakyat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Ermawati (15 tahun)
Desa Renokenongo, kini tinggal di Dusun Kedungkambil
SMPN 2 Porong

Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated ( Wednesday, 27 May 2009 03:49 )  

Foto

Rekaman Video - Aku Mau Pulang

Info Donasi

Ingin mendukung "Aksi Seribu Rupiah"? Lihat di sini..


Selasa, 20 Juli 2010, sejumlah 24 anak korban Lapindo telah menerima donasi publik untuk biaya pendidikan selama satu tahun. Lihat daftar penerima di sini.


Jum'at, 16 Juli 2010, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 52.110.675.


Rabu, 14 Juli 2010, 12.30, donasi yang terkumpul sebesar Rp. 50.560.675.


Selasa, 13 Juli 2010, 06:15:34, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp. 35.110.675.

Kanal Radio

Sekolah Darurat Tergusur Lumpur

Komentar

Statistik

Members : 67
Content : 612
Web Links : 22
Content View Hits : 456409

Pengunjung

We have 14 guests online