Suara hati Kaminah, korban Lapindo dari desa Renokenongo yang terharu mengetahui anaknya menulis puisi yang menusuk hati.
===
Sembilan bulan sepuluh hari aku mengandung anakku, tanpa pernah mengeluh meski
segala rintangan slalu ada di depankku.
Tanpa mengenal rasa sakit derita ketika aku melahikannya. Karena rasa itu terbayar dengan sosok bayi mungil nan lucu tanpa dosa.
Tanpa terasa ,hari, bulan, tahun terlewati. Bayi mungilku jadi sosok anak yang manis dan ceria. Sampai akhirnya bencana itu terjadi.
Perubahan itu terjadi, sosoknya yang manis beruba 100%. Dan tanpa aku sadari sebuah Cerita tertulis di selembar kertas mewakili isi hatinya.
H A T I K U
LUMPUR PANAS TIADA
HENTI
RUMAHKUPUN TINGGAL KENANGAN
SEKOLAHKU TIADA TENTU
HIDUPKU SERASA
MENGAMBANG
KEMANA AKU HARUS MEMINTA
HAK HIDUPKU YANG TIADA
GUNA
YANG BERKUASA HANYA SEKEDAR MENYAPA
TUK MEMBUAT HATI
GEMBIRA
AKU TAK BISA APA
BERONTAK TAK BISA
DIAMPUN JUGA TAK BISA
PERNAHKAH MEREKA MERASA
BETAPA SUSAH JADI ORANG JELATA
SEMUA HARUS
BERUSAHA
DENGAN KERINGAT YANG TAK TERHINGGA
KADANG AKU BERTANYA
APA
SALAH KEDUA ORANG TUAKU
HINGGA HARUS HIDUP DIALAM SEMU
SEMUA SEMU TIADA
NYATA
MENUNGGU, MENUNGGU DAN MENUNGGU
TANPA ADA KATA-KATA
" KAMU
HARUS TUNGGU SAMPAI DIDEPAN PINTU "
AKU TAK BISA APA
MELIHAT MEREKA
PORAK-PORANDA
TUHAN.....
HANYA PADAMU AKU BERSIMPUH
MEMOHON DENGAN
KEKUATAMU
MEMBUKA HATI MREKA YANG MEMBEKU.
Sepenggal puisi yang
mungkin bagi para ahli hanyalah karya biasa, tapi ini adalah bukti isi hati dari
seorang anak yang merasakan
betapa hidupnya hancur. Pupusnya cita-cita dan
masa depan akibat dari perbuatan dari sebuah koorporasi.Tersiratkah dalam
pikiran mereka
bahwa anak-anak yang memiliki masa depan cerah tiba-tiba
hancur.Memang MEREKA terlahir dari keluarga yang serba WAH. Jadi MEREKA tidak
akan pernah
tahu rasa sakit jadi rakyat dan orang jelata. Banyak masalah
yang masih belum diselesaikan oleh keluarga BAKRIE. Tapi ironisnya MEREKA
bersenang-senang
dengan pesta milyaran rupiah, tanpa rasa malu mereka
menyunggingkan senyum diatas derita kami.
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev |
|---|








ini adalah ide paling hina dan paling...
buku yang mewakili jeritan dan cerita...
Emang siapa Ical Bakri,lawan kalau ya...