Portal Korban Lapindo

... menyajikan fakta lapangan dan memperjuangkan hak-hak korban

Friday
Jul 30th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Anggota DPR Ajukan Mindi dan Besuki Masuk Peta Terdampak Lumpur Lapindo

E-mail Print PDF
Sidoarjo - Warga yang bermukim di Desa Mindi dan Beduki direncanakan dimasukkan dalam peta terdampak lumpur Lapindo. Anggota Komisi Energi Sumber Daya Mineral dan Lingkungan Hidup, Dewan Perwakilan Rakyat, Sigit Soesiantono mengatakan peta terdampak lumpur akan diperluas menyakup dua desa tersebut. Alasannya, kondisi pemukiman di dua desa tersebut tak nyaman untuk dihuni.

"Warga kesulitan air bersih, sejumlah rumah rusak tak layak huni," katanya. Untuk itu, anggota dewan yang berasal dari daerah Surabaya dan Sidoarjo ini mengusulkan agar Mindi dan Besuki masuk peta terdampak. Jika usulan ini direspon Presiden, ia optimistis kedua desa akan menerima dana bantuan dan jual beli lahan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selama dua hari ini, Sigit mengaku berdialog dengan warga dan memantau di lapangan. Warga, katanya, memilih kawasannya untuk dimasukkan di peta terdampak lumpur Lapindo. Ia juga mendesak agar Lapindo Brantas Inc, memenuhi kewajibannya termasuk mengganti fasilitas umum yang ikut terendam lumpur panas. Sigit menyampaikannya usai berdialog dengan Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso.

Sigit yang juga terlibat dalam panitia anggaran DPR ini menyebutkan, pemerintah akan mengucurkan dana kepada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) sebanyak Rp 1,1 triliun melalui APBN 2010. Dana tersebut digunakan untuk membayar jual beli lahan warga, bantuan sosial, pelatihan kerja bagi korban lumpur, bantuan kesehatan, menangani semburan gas, lumpur dan tanah amblas. Serta berbagai kegiatan sosial untuk pemulihan korban lumpur.

Juru bicara Badan, Ahmad Zulkarnain menyatakan penetapan kawasan dalam peta terdampak secara hukum harus disahkan melalui keputusan presiden. Seperti penetapan desa lainnya yang masuk peta terdampak lumpur lapindo. Selanjutnya, jika dua desa tersebut masuk peta terdampak maka Badan memiliki kewajiban untuk menangani korban sesuai mekanisme yang berlaku. "Mereka akan dapat hak yang sama," katanya.

EKO WIDIANTO
 
Comments
Add New Search
+/-
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Foto

Rekaman Video - Aku Mau Pulang

Info Donasi

Ingin mendukung "Aksi Seribu Rupiah"? Lihat di sini..


Selasa, 20 Juli 2010, sejumlah 24 anak korban Lapindo telah menerima donasi publik untuk biaya pendidikan selama satu tahun. Lihat daftar penerima di sini.


Jum'at, 16 Juli 2010, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 52.110.675.


Rabu, 14 Juli 2010, 12.30, donasi yang terkumpul sebesar Rp. 50.560.675.


Selasa, 13 Juli 2010, 06:15:34, aksi seribu rupiah untuk pendidikan anak korban lumpur Lapindo telah mengumpulkan donasi sebesar Rp. 35.110.675.

Kanal Radio

Sekolah Darurat Tergusur Lumpur

Komentar

Statistik

Members : 67
Content : 612
Web Links : 22
Content View Hits : 456410

Pengunjung

We have 14 guests online