Gedang, Suara Porong Pesta mewah pernikahan Adinda Bakrie, putri pemilik PT Lapindo Brantas Indra Usmansyah Bakrie, di ballroom Hotel Mulia, Jakarta, Jumat malam (26/7), ditanggapi pahit warga korban lumpur Lapindo. Pesta ini diberitakan menghabiskan dana 10 miliar rupiah.
Abadi Trisanto, Koordinator Presidium Posko Bersama Korban Lapindo, mengatakan, pernikahan besar-besaran itu menyakitkan hati korban semburan lumpur. Ingat, tandas Abadi, ada 912 KK yang terlantar, belum terselesaikan pembayaran 20 persen tanah dan rumah mereka yang sudah tenggelam 2 tahun. Ada 13.000 KK belum tunai pembayaran 80 persen.
Pejabat yang hadir juga dinilai tidak peka terhadap penderitaan korban
lumpur. Belasan desa korban luar peta masih terlantar. Pejabat-pejabat
ini harus bertanggung jawab, tandasnya, Jumat (26/7) malam, seusai
memimpin pertemuan di Posko Bersama Korban Lapindo, Desa Gedang,
Porong, Sidoarjo.
Posko Bersama merupakan aliansi korban lumpur Lapindo dari seluruh desa
terdampak, baik dari desa-desa dalam peta terdampak menurut Peraturan
Presiden No 14 Tahun 2007 yang direvisi menjadi Peraturan Presiden No
48 Tahun 2008 maupun warga di luar peta terdampak.
Pada pertemuan malam itu, berkumpul warga korban dari
paguyuban-paguyuban warga di dalam peta, meliputi Gerakan Pendukung
Peraturan Presiden (Geppres), Paguyuban Warga Perum TAS I, Paguyuban
Warga Pengontrak Perum TAS I, Besuki Korban Lumpur, dan warga di luar
peta seperti Paguyuban Warga 9 Desa dan Paguyuban Warga Permisan.
Hari Suwandi, korban dari Kedungbendo, mengomentari kecut perhelatan
mewah pernikahan Adinda Bakrie. Janganlah Anda menari di atas luka
korban Lumpur Lapindo, tutur Hari. Hari adalah salah satu dari ribuan
korban yang Agustus nanti akan tidak tahu lagi akan tinggal di mana
sebab kontrak rumah habis. Padahal, menurut Hari, dengan dana pesta
tersebut, tanah dan rumah ribuan warga korban bisa terbayar, sehingga
mereka tidak terkatung-katung.
Semoga Allah membalas kebahagiaan mempelai yang menari di atas penderitaan kami, ujar Hari, pahit. [Tim Media]
| Comments |
|
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|








indonesia pemimpin ny sdh tk pny ht n...
BP oil spill and the Indonesian mud v...